oleh

Wawalko Bandung Studi Tiru MPP Banda Aceh

Banda Aceh-Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana memimpin delegasi Pemkot Bandung berkunjung ke Kota Banda Aceh. Tujuan utamanya untuk melakukan studi tiru terhadap Mal Pelayanan Publik (MPP) Banda Aceh.

Tiba di Balai Kota Banda Aceh, Selasa, 25 Februari 2020, sekira jam 09.00 WIB, Yana disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin. Wawalko Bandung periode 2018-2023 itu memboyong sejumlah pejabat dan kepala dinas terkait.

Menurut dia, sebenarnya Pemkot Bandung telah memiliki sistem pelayanan publik terpadu dan terintegrasi pula. “Kemudian pemerintah pusat melalui Kemen PAN-RB meminta agar Bandung memiliki sebuah mal pelayanan publik,” ujarnya.

Walau pun di Bandung mempunyai banyak mal besar, tutur Yana, tapi Wali Kota Bandung Oded M Danial berencana untuk membuka MPP di kawasan pasar seperti halnya Banda Aceh. “Nah rencana Pak Wali Kota seperti itu untuk menggaet potensial buyer bagi pasar lokal.”

Selain konsepnya sama dengan rencana pendirian MPP Bandung, “Kami juga diarahkan langsung oleh Bu Diah (Deputi Pelayanan Publik KemenPAN-RB) ke Banda Aceh. Kami sangat tertarik success story MPP Banda Aceh, dan kami akan menggunakan konsep ATM: Amati, Tiru, dan Modifikasi,” katanya.

Sementara itu, Wawalko Banda Aceh Zainal Arifin mengatakan, pihaknya merasa tersanjung dengan kedatangan rombongan Pemko Bandung. “Kami juga banyak mengambil pelajaran berharga dari Bandung. Dan untuk MPP, kami masih terus melakukan penyempurnaan.”

Pria yang akrab disapa Cek Zainal juga menjelaskan alasan pemilihan lokasi MPP Banda Aceh di kawasan pusat perbelanjaan, tepatnya di Pasar Aceh. “Awalnya gedung Pasar Aceh baru itu, khususnya di lantai tiga tak terpakai karena sepi pembeli dan nyaris ditinggalkan pedagang.”

Blok kedua pasar terbesar di Aceh tersebut juga pernah ditawarkan gratis sewa bagi pedagang. “Dulu dikasih setahun pun tak ada yang mau. Tapi semenjak MPP beroperasi, sekarang mulai ramai dan menggeliat. Outlet-outlet baru juga terus bertambah di sana,” tuturnya.

Tak lupa, ia juga mengajak Yana dan rombongan agar tak buru-buru pulang ke Bandung. “Silakan menikmati beragam pesona wisata kota kami mulai dari kuliner hingga cagar budaya yang tak ada di daerah lain,” ujarnya.

Dalam sektor pariwisata, Banda Aceh juga bekerjasama dengan daerah tetangga: Kabupaten Aceh Besar dan Kota Sabang. “Jika Pak Yana ada waktu, kita bisa ke Gunung Geurutee untuk menikmati pemandangan alam dan ke Sabang yang tak kalah indah dari Bunaken,” ujarnya lagi.

Usai diskusi singkat di balai kota, Cek Zainal mengajak Yana dan rombongan untuk melihat dari dekat MPP Banda Aceh di Lantai III Pasar Aceh.

Turut hadir dari Bandung antara lain Asisten Administrasi Umum dan Kepegawaian Setdako Bandung Dadang Gantina, Kepala DPMPTSP Ronny Ahmad Nurudin, dan Kabag Humas Sony Teguh Prasatya. Sementara Cek Zainal didampingi oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Keistimewaan Kesra dan SDM M Fadhil, Kepala DPMPTSP Mukhlis, dan sejumlah pejabat terkait lainnya. []

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed